Luv You, Guys!

Apa yang akan kamu lakukan saat seseorang yang bertahun-tahun kamu cintai diam-diam tiba-tiba mengumumkan pertunangannya dengan gadis lain?

Kurasa reaksi yang wajar adalah shock. Yup, pagi itu, tanpa ada sedikit prasangka pun, aku membuka si buku wajah dan…. taraaaa…. Di urutan teratas newsfeed adalah pergantian status dirinya, dibarengi pergantian foto yang menunjukkan kebahagiaan si pasangan newly-enggaged. Seseorang yang telah menjadi inspirasiku dalam menulis ‘Aku Mencintaimu dalam Diam’ dan cerpen tanpa judul yang kutulis di multiply. Seseorang yang menjadi sandaran harapanku saat cowok terakhir menipu dan menyakitiku habis-habisan. Dialah orangnya.

Okay, aku akui, harapan padanya terlalu rapuh. Bertahun-tahun tak bertemu dan ia pun tak pernah tahu, jelas konyol jika aku terus mengharapkannya. Tapi, seperti yang ditulis salah satu kontributor O! Magazine: for a broken heart, a hope, even a fake hope, is the fuel to face another day. Ya, itulah dia fake-hope-ku. Dan kehilangan dia membuatku seperti sedang asik menyetir lalu harus mengerem mendadak dan tak bisa melaju lagi karena tiba-tiba kehabisan bensin.

Okay, aku akui juga, para sahabat religius pasti mencelaku karena menggantungkan harapan pada selain-Nya. But, hey, I’m only human. Di usia setua ini, saat teman-teman telah menggendong anak kedua dan meributkan cicilan rumah dengan suami, aku masih saja nonton DVD di kos sendirian dan curhat pada bonekaku. Itu cukup menyedihkan. Jadi, mengharapkan seseorang yang baik seperti dia untuk datang menjemputku jelas bukan sesuatu yang lebay.

Anyway, reaksi pertamaku adalah meneteskan air mata which is great karena sudah lama kelenjar air mataku rada pelit mengeluarkan produknya. Aneh juga, padahal dulu aku tipe tukang nangis bombay, liat sinetron aja bisa ‘meleleh’. Tapi, sejak pertengkaran puncak dengan si mantan pertengahan tahun lalu, aku jadi susah nangis. Kadang mata sampe periiiih banget, but still no tears. Aku terpaksa meneteskan obat pembersih lensa kontak biar kepancing. Usually it works, meskipun cuma bentar.

Lalu, pertolongan pertama datang dari para sahabat. Sambil meneteskan air mata, aku langsung menulis pesan pada sobatku Wewe Linda mumpung FB masih kebuka. Untungnya Jagoan Farmville ini lagi online. Dan dia ternyata sudah punya firasat tentangku melalui mimpinya. Begitu selesai nulis pesan, selesai juga nangisnya. Bener-bener deh, pelit banget tu aer mata! Baru datang Mbak Muti dan mengusulkan agar jam istirahat aku ikut ke toko buku di mal kemudian makan siang di rumah makannya si Kolonel Sanders. Aku yang ga selera makan “cuma” pesan sup krim, mocca float dan ayam goreng :p

Yang ketiga kuberitahu adalah Winda. Ibu pejabat ESDM ini tiba-tiba kirim sms. Meskipun dia tak bereaksi dengan kabar ini – saking bosannya denganku yang suka termehek-mehek – tapi dia membawa kabar menggembirakan hingga aku terhibur.

Last but not least, inilah kejutan hebat yang aku terima dari Septa. Memang Septa sama sekali tak tahu tentang masalah konyolku. Namun, hadiah blog baru yang dibuatkannya datang di saat yang tepat hingga aku bisa tersenyum lagi. “Rumah” baru bagiku untuk bercerita tentang segala hal membosankan dari seorang cewek yang cenderung aneh. Seolah menjadi simbol agar aku melanjutkan hidupku tanpa menoleh lagi pada “penyakit-penyakit” di masa lalu. Meninggalkan kisah-kisah tentang mereka di buku yang telah ditutup dan diambil hikmahnya.

Alhamdulillah…. Tak terbilang rasa syukurku karena memiliki orang-orang baik di sekitarku. Makaci yaaa semuanya…. Kalian bukanlah fake hope. You guys are for real dan cinta kalian nyata untukku *prettt*, hahaha… Luv ya all!

Advertisements

6 thoughts on “Luv You, Guys!

  1. komen ah…
    pertama, jalani dan syukurilah hidup, belum punya seseorang bukan berarti tak punya siapa-siapa. Lihat mereka yang banyak mengeluarkan limbah keluhan setelah memilih untuk memiliki seseorang. Bukan salah terhadap yang namanya jodoh tapi mungkin kurangnya kesadaran bersyukur dengan yang dimilikinya.
    kedua, menangis ndak dosa, koq mid *_*
    ketiga, jangan menoleh terus ke belakang tar ada yg cakep di depan jadi ga keliatan
    keempat, udah ah… mw pulang dulu, dah maghrib negh…

    • Kalo tak dimiliki, lama-lama cintanya ilang ga? ^_^ Muuph ya, Mas, belom bisa komen di blogmu, tiap klik komen error terus 😥

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s