Ternyata…

WARNING!

Postingan ini sama sekali tidak penting. Jadi, bagi Anda yang tidak memiliki minat dan waktu untuk membaca hal-hal yang tidak penting, disarankan untuk meng-klik tanda silang di pojok tab atau window.

Berikut adalah hal-hal bodoh yang baru aku ketahui:

Ternyata tahun lahir Harry Potter sama dengan tahun lahirku. Aku baru ngeh setelah mencermati cerita di buku ketujuh. (Ha! Ketauan udah tua :p)

Ternyata, Hukum Bernoulli -yang pernah membuatku mual dan mules di Mekanika Fluida- ditemukan oleh Daniel Bernoulli yang dipaksa ayahnya untuk sekolah bisnis karena dunia sains dianggap tak berprospek cerah pada masa itu, padahal Daniel sangat menyukai Matematika. Kisah mereka bak sinetron. Dan ternyata, Daniel bukanlah satu-satunya anggota keluarga Bernoulli yang wara-wiri di jagad sains. Ayah, paman dan (cmiiw) sepupunya juga ilmuwan. (Heran, emaknya ngasih makan apa, ya, bisa pinter-pinter gitu?)

Masih berkaitan dengan hal di atas, penulis Hermann Hesse yang salah satu kumpulan essainya pernah kubaca, ternyata masih keturunan keluarga Bernoulli. Family tree mereka ada di wikipedia. (Beneran, nih, harus nyari resep masakan keluarga ini!)

Ternyata Blake Lively itu perempuan dan penulis Korrie Layun Rampan itu laki-laki (beginilah hasilnya kalo kuper binti oon).

Ternyata ukuran ‘badan’ Barbie lisensi Mattel sedikit lebih besar dibanding boneka Barbie palsu buatan Cina. Bajunya kira-kira satu nomor lebih besar. Dan, owh, sepatunya juga!

Ternyata, kolam renang di Hotel Grage lagi direnovasi saat aku sedang pengen berendam, ehm… maksudku berolahraga. (Oh, yeah, pilihanku adalah olahraga atau beli baju-baju baru ukuran besar).

Ternyata, si mantan suka kirim sms (yang-entah-maksudnya-apa) pada seorang sahabat yang kini menganggapku frenemies. Owh, jangan salah paham! Alasan utama diturunkannya ‘pangkat’-ku dari sahabat menjadi sekedar ‘teman-say-hi’ mungkin tak ada hubungannya dengan hal ini. Tapi, fakta ini membuatku mengamini 3 hal: pertama, kita akan kecewa jika selalu berharap pada manusia, maka berharaplah selalu pada-Nya. Kedua, kehadiran beberapa orang tertentu di dunia menjadi cobaan bagi orang-orang lainnya. Ketiga, well, ternyata aku baik-baik saja tanpa mereka. Dan Tuhan Maha Tahu, aku tak pernah berniat buruk pada sahabatku. Adalah haknya untuk meninggalkanku dan menemukan orang lain yang lebih baik dariku yang menyebalkan ini.

See? Aku udah bilang, kan, kalo postinganku ini ga penting? Terima kasih banyak untuk kalian yang tetap bertahan membaca hingga tanda titik penghabisan *membungkuk hormat*. Semoga hal apapun yang kita ketahui dan pelajari dalam hidup ini membuat kita menjadi manusia yang lebih dirindukan surga. Amin.

Advertisements

8 thoughts on “Ternyata…

  1. Dear Mida …
    Saya datang melakukan kunjungan balasan kesini …
    Dan sungguh saya tersanjung …
    ada alamat blog saya di blogroll …

    Terima kasih banyak ya Mida …

    Salam saya

    • Hwaaa…. Ada seleb berkunjung sini….
      Justru saya yang tersandjung karena Ompakmas (hehe…) bersedia mampir di ‘rumah’ berantakan ini. Saya panggil Om NH aja ya.

      Sering-sering mampir ya, Om… *ngarep* 🙂

    • Iya, nih, sedang belajar untuk mengambil hikmah dari segala masalah dalam hidup, biar lebih tenang dan lapang, hehe…

      Makasih udah mampir. Salam kenal juga! ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s