Meeting Room (Part 1)

Apa jadinya EO tanpa ‘E’? Ya ‘O’ doank dunk, hehe… 😀

Pakde lama dan Pakde baru memang memiliki visi yang berbeda. Setelah tampuk kepemimpinan diserahkan pada Pakde baru, hampir bisa dipastikan organisasi ini bakal mati pelan-pelan (ada yang punya lowongan buatku? Hiks…).

Well, sebelum benar-benar kolaps, aku dan teman-teman berusaha ‘menghabiskan’ anggaran untuk kegiatan yang bermanfaat :D.

Bulan April-Juni kemarin, kami mengadakan lomba artikel ilmiah untuk para blogger. Alhamdulillah responnya cukup bagus. Lebih dari 100 orang mendaftarkan diri, namun hanya 99 orang yang lolos seleksi. Berikutnya, insya Allah bulan ini, kami akan meluncurkan lomba fotoblog tentang gunung-gunung di Indonesia. Rencananya, 20 foto terbaik akan kami beri hadiah dan karyanya akan diterbitkan dalam bentuk buku. Kemungkinan diterbitkan indie, sih.

Yang membuatku paling excited adalah rencana workshop penulisan. Sejak berbulan-bulan lalu, aku sebenarnya sudah menghubungi manajemen Mbak Asma Nadia, penulis buku-buku Islami best-seller, favoritku sejak SMA. Tahu pilem Emak Ingin Naik Haji? Nah, naskah pilem ini diangkat dari cerpen beliau. Yang kusuka adalah buku Jilbab Traveler, salah satu buku yang ‘menyalakan’ mimpiku untuk keliling dunia tanpa harus merasa minder dengan atribut jilbab yang kukenakan ^_^.

Setelah beberapa waktu miskin tanggapan, aku nyaris menyerah. Namun, membaca pemberitahuan Mbak Asma di milis yang mengatakan kru-nya kesulitan dengan pengadaan workshop di luar Jakarta, aku nekad mengirim e-mail padanya langsung. Alhamdulillah langsung ditanggapi dan langsung di-cc-kan ke manajemennya. Aku bahkan langsung ditelpon keesokan harinya (ckckck… serba ‘langsung’. Tau gitu dari dulu, deh… tadinya aku kan berusaha ikut ‘prosedur’ :D).

Setelah menimbang-nimbang, aku mengusulkan workshop diadakan di Bandung bulan Oktober mendatang. Aku bahkan meminta bala-bantuan bos kitareview di Bandung untuk bekerja sama agar lebih memudahkan penyelenggaraan kegiatan (secara, markas kita kan di Cirebon). Dia setuju. Senangnya…. ^_^

Masalahnya, aku pusing dengan biayanya yang terbatas. Harga tiket workshop Asma Nadia di kota-kota sebelumnya dijual antara 400-500 ribu (di luar diskon). Padahal, menurutku, target pasar terbesar adalah fans-nya yang masih kuliah. Harga segitu jelas agak berat untuk ukuran kantong mahasiswa (buatku aja masih terasa mahal). Sebenarnya bisa, kalau mau menekan biaya tempat dan makanan. Tapi, standar Pakde Lama yang perfeksionis rupanya telah menulariku. Aku ingin semua peserta dimanjakan dengan fasilitas bagus, namun harganya lebih murah.

Dulu, sih, target peserta workshop kita para tukang minyak yang berdompet tebal :D. Harga tiket jutaan nggak masalah buat perusahaan mereka. Kami tinggal memilih hotel bintang 4-5, menekan tombol telepon lalu mendapatkan info tentang segala fasilitas hotel yang diberikan marketing/banquet hotelnya dengan senang hati.

Sekarang? Lupakan aja tuh bintang 4, 5 apalagi bintang 7 😀

Maka, aku mulai ‘bergerilya’ mencari tempat bagus, dimulai dari hotel bintang tiga. Yang kucari adalah sebuah tempat berkapasitas 100 orang dengan layout classroom untuk penggunaan non-residential full day meeting package (tanpa biaya menginap, penggunaan selama 8 jam). Kisaran harganya 200 ribuan ke bawah/orang, kalau bisa sudah termasuk 1x kunch dan 2x coffee break. Dan inilah para nominatornya:

The Luxton

Hehehe… tempat ini sebenarnya udah dicoret dari daftar karena menurut website-nya, daya tampung meeting room hanya untuk 36 orang. Tapi gatel, sih, pengen ngasih tau 😀 Letaknya di Jl. Dago sangat strategis, berseberangan dengan Holiday Inn Bandung. Hotel ini terbilang baru. Terlihat mewah.
Harga: Rp 220.000,00/pax
Website: http://theluxton.com/

Golden Flower

Sayang, fotonya masih gambar 3D. Yang membuatku tertarik dengan hotel ini adalah letaknya di Jl. Asia Afrika. Benar-benar di pusat kota! Yasser Arafat aja pernah nyebrang di sini, hehe… 😀 Museum Asia Afrika yang melegenda itu juga berada di jalan ini.
Harga: Rp 220.000,00/pax
Website: http://www.golden-flower.co.id/

Grand Serela

Masih satu grup dengan Golden Flower. Letaknya di Jl. RE Martadinata alias Jl. Riau. Yupz, di sepanjang jalan ini terdapat banyak FO dan restoran yang biasa diburu wisatawan di hari libur.
Harga: Rp 200.000,00/pax
Website: http://www.grand-serela.com/

Bali World Hotel

Aku pernah lewat hotel ini sekali, kayaknya cozy banget dengan nuansa Bali. Letaknya agak jauh, di Jl. Soekarno Hatta. Tapi, suasana Bali nggak begitu terlihat di foto ruang meeting-nya yang cenderung polos. Harganya lumayan 🙂
Harga: Rp 160.000,00/pax
Website: http://www.baliworldhotel.com/

Grand Pasundan

Hotel ini mungkin tidak terlalu dekat ke pusat kota. Tapi, akses ke Jl. Peta cukup mudah, koq. Dengan pilihan ruang meeting bervariasi dan harga bersaing, hotel ini layak untuk dipertimbangkan.
Harga: Rp 160.000,00/pax
Website: http://www.grandpasundan-hotel.com/

Patra Bandung Hotel

Hotel ini sebenarnya agak dihindari karena masih ‘satu payung’ dengan kantor tempat kami nebeng 😀 Letaknya di Jl. Dago, dekat kampus cap Gajah Duduk *sigh*. Hanya akan dipilih kalau para Pakde bersedia menggunakan kekuasaannya untuk mendapatkan diskon 😀 (jangan harap, deh… Waktu di Patra Bali aja urusannya rada ribet).
Harga: Belom nanya 😀
Website: http://www.patra-jasa.com/bandung/index.html

The Majesty

Hotel dan apartemen? Pasti mahal, pikirku. Letaknya di Jl. Surya Sumantri juga tak terlalu menarik perhatianku. Tapi, aku melotot melihat harga yang ditawarkannya. Waw! Boljug!
Harga: Rp 145.000,00/pax
Website: http://big-online.net/bird/majesty/

Bumi Sangkuriang

Menyatu dengan Concordia Hotel, balai pertemuan Bumi Sangkuriang terletak di Ciumbuleuit yang sejuk dan asri. Menurutku, aksesnya agak sulit untuk pengguna angkot, apalagi kalau sudah dihadang macet di Jl. Cihampelas atau Jl. Siliwangi, ewwwh… Tapi, tempatnya asik. Cocok untuk wedding dengan tema pesta kebun, hihihi… 😀
Harga: Rp 130.000,00/pax
Website: http://www.bumisangkuriang.com/

New Naripan

Sesuai namanya, hotel ini terletak di Jl. Naripan, terhitung dekat dengan alun-alun Kota Bandung. Hotel ini sudah lama berdiri. Kakakku pernah bekerja di sini waktu baru-baru lulus dari sekolah perhotelan belasan tahun yang lalu 😀 Entah, apakah embel-embel ‘new’ di depan nama hotel ini menjadikannya lebih oke?
Harga: Rp 125.000,00/pax
Website: http://www.newnaripanhotel.com/

Mutiara Hotel

Hotel yang satu ini ada di Jl. Kebon Kawung, deket banget dari stasiun Bandung. Di sini boleh hanya menyewa ruangan saja untuk penggunaan 4 jam, 8 jam dan satu hari penuh. Kalau mau ngemil, di sekitar situ ada Toko Kue Kartika Sari yang bolennya terkenal enak itu, hehe… (meskipun secara pribadi, aku lebih suka bolen Prima Rasa, sih… lho koq jadi ngomongin makanan :-P).
Harga: Sewa ruang Bougenville 8 jam Rp 3.201.000,00
Website: http://www.mutiarahotel.com/

Meeting Room Idaman

Whahaha… Aku diprotes semua orang pas nunjukkin meeting room yang ini. Padahal kan lucu banget, kayak rumahnya Edward Cullen di pilem Twilight. Meeting room keren ini ada di Padma Hotel, di daerah Ciumbuleuit. Alasan yang protes macam-macam, dari ‘kalo ujan gimana? kan berisik tuh kena kaca’, ‘kalo di bawah ada kolam renang ntar pesertanya malah asik ngintipin’, hingga yang nggak masuk akal kayak, ‘kalo ada monyet gelantungan di pohon gimana?’, dih… ya biarin aja monyetnya pada nonton peserta workshop di aquarium 😀 Tapi, yang utama, sih, harganya di luar budget, bo!
Harga: Rp 300.000,00/pax
Website: http://www.padmahotelbandung.com/

Sekian dulu, ya… Berikutnya akan kubuat juga daftar meeting room di hotel-hotel melati. Mudah-mudahan ada manfaatnya bagi yang memerlukan 🙂 Sekali lagi, daftar di atas udah aku saring sesuai keperluan event. Kalo nggak, daftarnya bejibun!

Atau ada yang punya alternatif lebih baik? Sharing, dunk…

Itu baru biaya tempat dan makan. Belum fee untuk pembicara, transportasi, akomodasi panitia dan tetek-bengek lainnya seperti keperluan promosi. Ewww… Semoga dimudahkan. Amin…

Advertisements

33 thoughts on “Meeting Room (Part 1)

  1. CaLiWa says:

    Ayo we semangat!!! I know u can do it. Btw, aku jatuh cinta ma bumi sangkuriang ma meeting room idaman, aku mo masukin ah ke dalam daftar mimpiku :D.
    Ditunggu yah laporan selanjutnya.

  2. di tungu yah mbak kontes selanjutnya T_T
    nyesel gak ikutan yg pertama karna kurang informasi 😦

    Perst klas semua yah meeting roomnya….
    =))
    oby milih di warung tegal aja deh

    • ok, ntar kalo ada lagi aku kasi tau deh ya…

      wah, kalo workshop di warteg, ntar pesertanya pada makan mulu dunk, hehehe… 😀

  3. Mida …
    Ini cihuiiiyy banget …
    (terutama yang Padma …)(hahehehehe)

    Izin nyimpen ini …
    Nanti kalau-kalau kita perlu untuk meeting …
    saya akan beri tau sekretaris saya …

    salam saya Mid
    Thanks Ya …

    And …
    Semoga Sukses dengan Acaranya …!

    • Aiiih… akhirnya Bundo terdampar juga di sini,hihi… 😀
      Sebenarnya tahun kemarin kita mw workshop di The Hills Bukittinggi lho Bundo… tapi beberapa hari sebelum acara ternyata terjadi gempa, jadi batal 😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s