Si Gopek

Resolusi tahun ini rajin apdet blog ga kesampean… Malah blognya lebih banyak terlantar… Dengan banyak alasan, hehehe… :hammer:

Baiklah, tahun depan, mudah-mudahan bisa apdet setidaknya seminggu sekali, di hari Kamis.

Kenapa harus Kamis?

Karena buatku -yang pengangguran ini- semua hari keliatan sama, jadi suka lupa nama-nama hari, hahaha… Tapi, setiap hari Kamis suami akan berangkat ke kantor mengenakan seragam hijau pupusnya. Kalo pagi-pagi udah liat seragam itu baru ngeh, oooh… ini Kamis ya… udah seminggu ga ngeblog ya… Gitchu…

(Ga mutu banget alesannya… :P)

Pagi ini, entah kenapa, aku tiba-tiba teringat sebuah humor sederhana. Lupa juga baca di mana, udah  lama sih…

Alkisah, sebuah uang koin lima ratus dan selembar uang seratus ribu bertemu di suatu tempat. Si uang seratus ribu dengan bersemangat bercerita tentang tempat-tempat yang pernah dikunjunginya. Dari penyimpanan bank-bank ternama di Indonesia, dompet para jutawan, koruptor hingga tempat-tempat hiburan elit.

Selesai bercerita, ia bertanya pada uang koin lima ratus, “Nah, coba ceritakan, tempat-tempat mana aja yang pernah kamu kunjungin?”

Si uang koin menjawab kalem, “Ah, aku sih ga sehebat itu. Paling pindah ke dua tempat aja. Kalo nggak ke WC Umum, ya… ke kencleng masjid.”

HADEWWW…

Serba salah baca humor ini, serasa tersindir, mau ketawa juga nyinyir…

Padahal sekarang, mana ada WC Umum harganya gopek, minimum juga seribu perak. Tapi, mau masuk surga cuma ngasih lima ratus, hehehe… Dasar kita manusia emang makhluk malu-maluin.

Kadang godaan juga sih… Maklum rumah tangga baru dengan hanya mengandalkan satu pemasukan memang keadaan ekonominya masih gonjang-ganjing. Masih terbawa-bawa aja kebiasaan boros jaman single dulu, hehehe… Jadi, saat tangan ingin memberi, ada aja bisikan-bisikan maut, “Ga usah ngasih dulu deh… Kita juga masih butuh lho…”.

Huufffttt…

Kalo udah gitu, lagi-lagi aku teringat nasihat Mama yang ajib…

Allah itu Maha Kaya!

Jadi,kenapa harus takut kekurangan karena memberi? Apalagi jika pemberian itu membuat saudara-saudara kita berbahagia… Rasanya the whole world smile with you… 😀

Karena kata seorang ustadz, orang yang PELIT itu adalah orang yang berzakat, tapi TIDAK bersedekah. (Nah lho, jadi yang ga zakat namanya apa dunk???).

Advertisements

7 thoughts on “Si Gopek

  1. aduh, … perbandingannya itu… nyelekit banget, …untuk amal kok ya cuma seharga urusan ke belakang …
    trims ya mida, jadi pegingat buatku juga

    Iya, Bunda Monda, humor sederhana tapi selalu jadi pengingat buat saya juga…

  2. haahaaa…….. kasian banget dirita koin limaratus itu…. seolah2 dia uma punya dua temat doang.. padahal kan masih bisa buat kerokan… xixixix 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s